Cara Membuat Pupuk JLF Nitrogen Untuk Fase Vegetatif

Cara Membuat Pupuk JLF Nitrogen

Pada artikel kali ini kita akan membahas cara membuat pupuk JLF Nitrogen fase vegetatif dengan kandungan nitrogen yang tinggi. Pupuk ini dibuat hanya dengan modal yang sangat minim yakni Rp2.000 dan dapat menghasilkan 50 liter pupuk cair.

Sebagaimana kita ketahui pupuk adalah nutrisi atau unsur hara tambahan agar tanaman kita dapat tumbuh dengan lebih subur dan berbuah lebat. Berdasarkan fase atau usia tanaman, pupuk itu terbagi menjadi 2 yaitu pupuk yang digunakan pada fase vegetatif (fase pertumbuhan) dan pupuk yang digunakan pada fase generatif (fase berproduksi).

Manfaat

Nitrogen (N) merupakan salah satu unsur hara makro yang berperan penting pada masa vegetatif tanaman. Nitrogen berperan dalam merangsang pertumbuhan secara keseluruhan mulai dari akar tanaman, batang dan daun. Selain itu nitrogen sangat berperan dalam pembentukan klorofil sebagai pemberi warna hijau pada daun tanaman.

Ketika tanaman mengalami kekurangan unsur nitrogen maka akan menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi terganggu. Hal ini berimbas juga pada penurunan hasil tanaman karena klorofilnya terganggu. Klorofil sangat penting dalam proses fotosintesis tanaman. Pada artikel ini kita kita akan membahas cara membuat pupuk JLF Nitrogen menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat di sekitar kita.

Bahan-Bahan

Pertama kita siapkan dahulu JMS (Jadam Microbial Solution) yang usianya lebih dari 72 jam. Kemudian kita cari rerumputan yang ada di sekitar kita terutama yang ada di sawah. Pilihlah rumput yang warna hijau nya paling tinggi dan teksturnya lebih lunak sebanyak satu karung. Pastikan jenis rumputnya itu bervariasi dari lahan pertanian kita.

Masukkan rumput pada ember yang besar lalu tuang jmsnya pada ember secara perlahan. Lalu kita tambahkan satu biji telur yang sudah diencerkan di dalam air dan tuang ke dalam ember. Karena larutan JMS isinya 10 liter maka kita perlu buat lagi sebanyak 40 liter larutan tambahan. Siapin air sebanyak 10 liter dan masukkan segenggam serasah daun yang sudah lapuk dan aduk.

Cara Pembuatan

Setelah itu kita tuang perlahan-lahan campuran air dan serasah daun tadi pada rumputnya. Kemudian kita celupkan rumputnya sampai tenggelam lalu tutup dengan menggunakan penutup. Lalu kita biarkan dan fermentasikan campuran bahan-bahan ini selama 10 hari.

Setelah 10 hari kita buka penutupnya dan ternyata hampir di sekeliling larutan itu dipenuhi jamur. Karena usianya sudah 10 hari artinya larutan ini siap buat kita aplikasikan pada lahan pertanian kita. Larutan ini memang agak sedikit bau. Pada tanaman masa vegetatif dan untuk dosis pupuk ini bisa diaplikasikan dengan cara disemprot dengan dosis antara 10 sampai 20 ML liter airnya atau kira-kira 160-320 ML untuk aplikasi satu tangkinya.

Untuk penjelasan selengkapnya tentang cara membuat pupuk JLF Nitrogen dapat anda tonton pada video berikut ini.

 

Share