Pupuk Organik Cair Dari Air Cucian Beras

pupuk organik cair dari air cucian beras

Sudah bukan rahasia lagi kalau pupuk organik cair dari air cucian beras menjadi salah satu pupuk yang banyak dipakai oleh masayarakat pecinta tanaman. Pupuk ini sangat mudah didapat dan dibuat karena budaya masyarakat Indonesia yang menjadikan beras ini sebagai makanan pokok dan utama.

Setiap hari sebenarnya banyak dari kita yang tidak sadar membuang potensi yang luar biasa buat menyuburkan tanaman. Seringkali kita membuang begitu saja air cucian beras saat kita akan masak nasi. Padahal air cucian beras ini ternyata memiliki manfaat yang luar biasa untuk tanaman kita. Sebenarnya apa saja kandungan dari pupuk organik cair dari air cucian beras ini?

  • Penghasil zat perangsang tumbuh
  • Air cucian beras ini juga dapat memacu pertumbuhan tanaman
  • Dapat menghambat pertumbuhan organisme penyebab penyakit tanaman
  • Air cucian beras ini adalah salah satu air pengencer terbaik dalam pembuatan pupuk organik cair

Sebenarnya air cucian beras dalam bentuk murni atau tidak difermentasi itu sudah bisa kita aplikasikan pada tanaman. Caranya ialah dengan mencampurkan lagi air cucian beras itu dengan perbandingan satu banding satu dengan air biasa. Cara pengaplikasiannya pada tanaman yaitu dengan disiramkan langsung pada perakaran tanaman kita dengan interval selama seminggu sekali. Namun akan lebih bagus lagi kalau air cucian beras ini kita fermentasi dengan menambahkan bahan-bahan lainnya.

Lalu bahan-bahan apa saja yang diperlukan apabila kita akan membuat pupuk organik cair dari air cucian beras yang difermentasi?

-1. Tauge / Kecambah (setengah kg)

Tauge adalah tunas dari kacang hijau. Menurut beberapa referensi, tauge dapat menghasilkan hormon auksin alami yang sangat bermanfaat bagi tanaman kita. Bahkan ada yang mengatakan bahwa toge ini memiliki kandungan unsur hara makro seperti nitrogen, fosfor, kalium bahkan juga magnesium, meskipun jumlahnya tidak banyak, akan tetapi pasti bakal sangat bermanfaat juga buat tanaman kita.

-2. Tape singkong (beli 1000 – 2000 rupiah saja)

Tape singkong merupakan hasil fermentasi dari ubi kayu menjadi cemilan manis dan enak dengan bantuan suatu mikroorganisme yang namanya saccharomyces. Prinsip kerjanya dari mikroorganisme saccharomyces ini adalah dengan mengubah bentuk karbohidrat menjadi zat gula atau bahasa kimianya adalah dari bentuk polisakarida menjadi monosakarida. Alternatif lain pengganti tape, Andajuga bisa gunakan EM4 dengan dosisnya kira-kira 100 ml.

-3. Gula merah (sebanyak 100 gram)

-4. Garam (sebanyak dua sendok makan)

-5. Air cucian beras (sebanyak 3-4 liter)

Untuk mendapatkan 3-4 liter air cucian beras ini, anda bisa cicil.

-6. Bakteri fotosintesis (sebanyak 100ml dan ini sifatnya opsional).

Lalu bagaimana cara pembuatan pupuk organik cair dari air cucian beras yang difermentasi ini? Untuk langkah-langkah dan tata cara pembuatannya bisa Anda simak pada video berikut ini.

Share